Kamis, 12 Juli 2012

Goodbye..


Rasanya ingin kuucapkan sekarang saja, karena sekarang kurasa lebih mudah daripada Senin depan. Tak bisa kupungkiri ini adalah hal terhebat yang telah mengajari aku banyak hal, teman-teman terbaik, etos terbaik, konflik terbaik, bahkan candaan terbaik. Aku juga tak menyangkal rezeki yang bagiku terlalu besar untuk ukuranku saat ini, aku hampir tak punya alasan yang dapat diterima orang-orang sekelilingku. Tapi bagaimanapun, aku masih terlalu penasaran dengan dunia, aku seperti selalu dihantui oleh pemikiranku, aku masih terlalu yakin bahwa aku butuh ribuan percobaan lagi dalam hidup, aku masih belum menginginkan kenyamanan. Maaf karena aku tak peduli dengan tanggapan orang-orang yang mengatakan aku bodoh karena "melepaskan", tapi aku semakin yakin aku memang benar-benar bodoh, jadi aku memutuskan untuk belajar hal-hal lebih banyak lagi, "mencoba diriku" lagi. Terima kasih..

24 komentar:

  1. Selama kamu yakin ya kenapa tidak,
    Wuih, selamat Yudi Darmawan selamat mencoba dirimu!

    #hamburhamburbunga

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya tak pernah berhenti,
      saya tidak dilahirkan untuk menangis,
      karena kehidupan jauh lebih real dari omong kosong yang menjebak hari2 kita..!

      #bunganyasayakunyahsemua

      berapi-api..!

      Hapus
  2. Tetap ikuti kata hatimu mas yudi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hati? apa saya pernah bicara tentang hati..

      Hapus
  3. semoga bisa dapet kerjaan yang lebih srek di hati mas ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin, semoga doa untuk saya itu dikabulkan oleh Allah..

      Hapus
  4. CIMB Niaga itu tempat yang sebelumnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebelumnya? saya kan belum dapet tempat baru dan memang belum berniat nyari tempat baru, saya ingin memulai usaha mandiri kecil..

      Hapus
    2. oo...wah.....

      semangat,semangat, semangat....
      ingin mulai usaha apa?

      Hapus
    3. ada ide nih sama teman-teman lama,
      belum berani nggomong saya, yang jelas dengan modal nekat dan budget minim lah, hehe..
      terima kasih ya mbak..

      Hapus
    4. ooohh.....moga sukses ya...

      :D

      Hapus
    5. amin, terima kasih mbak..!

      >:D

      Hapus
  5. Semoga keputusanmu adalah sesuatu terbaik bagi dirimu sendiri. Sayang ya padahal aku pengen bgt kerja di bank, memang keinginan setiap org berbeda-beda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita yang menentukan itu terbaik atau tidak mas,
      jangan gunakan tempo pelan jika kita mampu untuk tempo yang lebih cepat..

      Hapus
  6. Balasan
    1. sudah lebih tepatnya, tapi saya masih dalam kewajiban menyelesaikan pelaporan dan skema kredit untuk bulan depan, sudah selesai sih, tinggal dikasih hari senin trus pulang, lalu.. hari baru menanti.. hehe

      Hapus
  7. meninggalkan yang mapan untuk hal yang belum pasti...

    langka

    BalasHapus
    Balasan
    1. komen mayoritas seperti di lingkungan saya,
      haha..
      tapi, yah begitulah..

      Hapus
  8. Banyak yang tidak mau mengambil keputusan berani keluar dari "zona aman" dan ini juga yang saya alami. Dari dulu sebenarnya saya ingin resign karena ingin melanjutkan studi di Australia atau Amerika Serikat.

    Namun berkali kali juga ditunda karena banyak hal, menikah, punya anak, istri di terima PNS, masih ngontrak dan lain sebagainya. Ide mas akan selalu saya renungkan. Salam dari Pontianak

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar mas, sebetulnya saya tidak bilang aman, tapi nyaman, karena saya takut kenyamanan akan menggerogoti hidup saya sampai mampus..!

      saya tak pernah mengukur segala sesuatu dengan materi, menurut saya cukup hanya yang hak saya saja yang saya makan..

      Hapus
  9. kalau membaca postingan ini saya jadi teringat sama pemimpin redaksi salah satu tv swasta yg sudah memimpin beberapa tahun lalu kini mengundurkan diri karena ingin memberikan kesempatan pada yg lain untuk menjabat sperti dirinya. hehee.. apa yg menurut kk yg terbaik lakukan saja kak. life is adventure.. hidup juga pilihan. hidup juga belajar. maka dari itu jika kakak memang siap dengan konsekuensi yg ada dan tidak takut akan kedepannya. saya support kakak.. sometimes, grey is not too bad dan memulai dr nol juga tidaklah buruk.. so, keep spirit! sukses selalu kak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya saya tidak mirip sama sekali dengan pemimpin redaksi itu, saya tidak memikirkan kesempatan orang lain sedikitpun, itu bukan urusan saya. saya juga tidak melakukan yang "menurut" saya, karena menurut saya hidup adalah kebebasasan tanpa aturan, tanpa hukum, saling menghancurkan dan lain sebagainya. saya mencoba melakukan yang benar, bukan menurut saya benar. sayangnya tidak ada abu-abu meurut pandangan saya, kalau tidak hitam maka putih, kalau ada salah maka ada benar, tidak ada nilai tengah. saya memang ingin memulai dari nol terima kasih dukungannya, semoga dikabulkan oleh Allah.. amin..

      Hapus
    2. "life is adventure" wah kaya iklan merek susu anak anak di TV.

      Hapus
  10. Keputusan yg tepat utk sebuah kebebasan

    BalasHapus