Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Mei 2015

Klasik

Inisiatif itu kadang memalukan,
Tapi pura-pura bodoh lebih memuakkan..

Coba tebak? Ya, aku tak punya waktu lagi untuk marah-marah, tidak terima, kacau dan apapun itulah..

Just do it and keep playing: Oh God, i never know it before, why you don't tell me?

Kamis, 30 April 2015

Perselisihan Abadi

Kau bukan tempatku meredam amarah
Akupun bukan tempatmu bersandar saat gundah
Kita saling bertanya dengan jawaban yang tak ingin didengar

Pantaslah kemudian jika hal yang lebih kekal daripada cinta itu sendiri adalah perselisihan..

Kamis, 10 April 2014

...

If you could have told me everything
You would have found what love is
If you could have told me what was on your mind
I would have shown you the way
Someday I'm gonna be older than you
I've never thought beyond that time
I've never imagined the pictures of that life
For now I will try to live for you and for me
I will try to live with love, with dreams
And forever with tears..

posted from Bloggeroid

Rabu, 12 Maret 2014

Bagaimana bisa aku berterima kasih kepadaMu, Allah-ku.. :)

Semakin aku merasa harus berterima kasih kepadaMu,
Tapi maklumilah aku (manusiaMu ini) belum puas,
Lembutkan lagi hatiku yang berubah-ubah ini,
Biar aku yang usahakan, Kau yang izinkan.. :)
posted from Bloggeroid

Minggu, 15 Desember 2013

Tidak ada ide

tidak ada ide
tidak untuk hal seperti ini
tidak ada jawaban yang diperlukan untuk saat ini

aku bosan
hal ini sungguh terlihat seperti omong kosong yang aku tak tau mengapa bisa begini
mengapa kemarin kita harus repot-repot jika hanya untuk seperti ini

tapi kadang mungkin kita tak bisa menghindar dari sesuatu yang terlanjur sia-sia
itu yang membuatku atau mungkin kita merasa tidak tau apa-apa tentang mengapa bisa begini

yah, tidak ada ide
maafkan saja diri kita masing-masing

posted from Bloggeroid

Kamis, 05 Desember 2013

Jadilah itu rindu



Ahir-ahir ini sudah beberapa kali melihat bunga ini tak sengaja di beberapa tempat. Mungkin karena aku memang sedang memikirkannya, mungkin juga tidak. Mungkin saat ini memang sedang musimnya, mungkin juga tidak.

nb: Mungkin aku merindukan seseorang, mungkin juga tidak. Tapi tidak ada yang punya waktu untuk mungkin, jadi agar rinduku tak menjadi masalah dan pada ahirnya salah, aku menjadikannya rindu untuk sahabat.

posted from Bloggeroid

Senin, 25 November 2013

Are you happy as the human race?

Tuhan jangan biarkan aku jatuh jauh
kelembah nista yang semakin dalam
Jangan biarkan aku terkurung dalam
kehinaan dan kemunafikan
Aku hina dan kotor serta tak pantas masuk kedalam surga Mu
Ku juga lemah dan tak tahan akan panasnya api neraka Mu

God Help I'm drown
God Forgive me, God Forgive me

When the sun arise from west
When the sin out of the demon ass
We will pay what we have done before
Through the pain, or no limit pleasure

                            -Purgatory - Hypocrishit


Aku melihat ke kiri dan ke kanan, aku terbawa ke kiri dan ke kanan. Niscaya aku dan yang seperti aku lebih berbahaya dari kafir sekalipun, karena mungkin aku di golongan yang munafik. Sungguh kini rasa takut melandaku, dan nanti aku lupa akan rasa takut itu dengan indahnya kilau dunia. Nanti aku takut lagi, nanti aku tidak takut lagi, nanti aku takut lagi, nanti aku tidak takut lagi, nanti, lagi, nanti, lagi. Aku merasa benar disaat salah, dan kalian semua hanya sampah saat aku mengaku iman bersarang di hatiku. 

Jika hari ini saja sama dengan hari sebelumnya adalah kerugian, maka di hari yang lalu aku pernah berusaha jauh lebih baik dari hari ini, bukankah itu lebih parah dari hanya sebuah kerugian. Aku sudah terlalu muak.

Kumasukkan diriku sebagaimana semua orang memasukkan dirinya ke dunia yang menuntut untuk memakai topeng. Indah sekali, tak ada yang perlu dikhawatirkan, lakukan saja, yang penting kita bisa berdalil dan beralasan untuk membenarkannya. Dalam waktu yang lama, tak ada masalah, nikmat, yang penting jangan merasa bersalah, ingat: alasan membenarkan yang kita buat jauh lebih kuat dari apapun.

Tapi mengapa merasa tidak perlu khawatir membenarkan apa saja tidak bisa bertahan lama. Mengapa meyakinkan diri bahwa kebohongan-yang-dibangun-adalah-kebenaran saja tidak bisa bertahan lama. Makin memuakkan.

Aku muak.
Ingin sekali aku memiliki iman walau sedikit, karena yang selama ini kumiliki hanya topeng iman.

Rantauprapat, 25 November 2013
dan beberapa orang disini yang sedang muak
mari kita tidur, sudah malam..

Senin, 28 Oktober 2013

Tak perlu klise..


Ah, tak usah bicara ini itu lah, nanti malah sulit pertanggung jawabannya. Rasa bangga membuatmu membuatmu lupa, rasa kekurangan membuatmu buta. Bagaimanapun, berbagi akan menjauhkanmu dari hal-hal klise.. -Bagong

* Duuh, super sekali Gong, bener emang, banyak banget hal klise ahir-ahir ini, hehe. Masalah konyol dan menggelikan emang takdirnya kali ye ngulang-ngulang. *

O iya ngutip yang super satu lagi:

Ikhlas itu seperti surat Al-Ikhlas, tidak ada kata-kata ikhlas di dalamnya.. -Pita

Bener-bener deh emang..

Rabu, 23 Oktober 2013

Kenyataan akan menggiringmu pada kenyataan lain..

Oh pencitraan, indah dilihat, enak didengar, dunia seperti mimpi.
Hanya saat kita terbangun dan semua perlahan menjadi nyata, dimana mata dan telinga alam mimpi tak bekerja.
Hanya kita dan kenyataan yang mengikuti kita, yang kita tampilkan berbeda dari aslinya.

Tak bisa kupungkiri,
walau kelak akan ada kesedihan (lagi) dan mungkin lagi bahkan untuk yang lain.
Aku tak mau lagi tak siap,
jadi silahkan entah itu pergi atau lakukan apa saja, aku takkan pernah menghalangi apapun.

Karena aku juga punya hidup..

Jumat, 18 Oktober 2013

Ya, semakin menggelikan, untuk apa kita repot-repot

bisa jadi inilah yang kita inginkan
toh aku sudah pernah merasakannya, lebih dari ini, jauh lebih sulit
tapi percayalah, tak ada yang pernah sama walau hanya satu detik berlalu..

good night..
posted from Bloggeroid

Minggu, 13 Oktober 2013

An Elegy

Tibalah masa dimana masa akhirnya kita sadari sudah berganti.
Kita yang hanya bermodalkan cerita lama tak pernah memilih untuk berada dalam posisi mau atau tak mau, yang pada akhirnya membuat kita selalu di tengah-tengah antara kanan kiri, atas bawah, atau maju mundur.
Bukan salahmu ataupun salahku..

Untuk diriku sendiri, aku orang yang tak pernah mengambil hikmah dari sesuatu yang terjadi, aku berusaha menyaring perkataan besar, karena kufikir aku hanya mempermalukan diriku dengan itu dan hanya sikap yang dapat masuk kedalam per-akal-an ku, itupun sejauh ini bukan sikap yang dinilai baik. Untuk dirimu, entahlah, percayalah aku tak mengenalmu, aku selalu bingung karena kufikir mengenalmu.
Kita, jangan-jangan kita hanya terjebak dalam satu posisi yang akan membuat kita merasa bersalah apabila memilih antara kanan kiri, atas bawah, atau maju mundur.
Bukan salahmu ataupun salahku..

Kita mungkin dengan bangga menjawab ya apabila ditanya apakah sudah bertanya pada hati tentang banyak hal yang akan dilakukan.
Ya, bisa jadi hanya merasa sudah bertanya kepada hati, mungkin kita terlalu keras untuk mempertahankan soal itu.
Hati akan menjawab apakah kita hanya hidup dalam persepsi, atau dengan hati tersebut.
Untuk diriku, demi kasih sayang Tuhan aku sama sekali tak ingin hidup dalam persepsimu ataupun persepsiku. Untuk dirimu, aku sangat yakin kita sama dalam hal itu, dan aku berharap itu bukan persepsi.

Mau tak mau, kita harus belajar lebih jauh, dan lagi untuk mau tak mau kita harus memiliki hasil dari belajar lebih jauh itu.
Apakah ini sesuatu yang harus kita perjuangkan atau kita hanya hidup dalam persepsi dimana kita terlanjur keras untuk itu.

Jumat, 13 September 2013

Angin malam..

Yah begitulah, harus ada alasan untuk segala macam hal. Aku terlarut dalam esensi yang berlebihan. Tapi tenanglah, kita pasti tidak ingin repot-repot. Walau sedikit kita pasti bersyukur bahwa perlahan mata kita terbuka untuk mengetahui apapun.
Aku lupa pada dahsyatnya nikmatMu, saat aku harus berhadapan dengan diriku sendiri: saat aku jujur pada diriku sendiri.
Angin malam..

Kamis, 25 April 2013

Entahlah

Yah, mungkin agak canggung untuk berkata-kata lagi, setelah 3 tahun atau lebih kita tak bicara sepatah katapun. Aku menyadari sekuat apapun kita merasa tidak ada yang berubah, bagaimanapun tidak ada lagi yang tetap sama, setidaknya walau hal itu adalah waktu. Entah mengapa aku tak tertarik lagi dengan kelebihan, kesempurnaan, ah.. seperti yang kau lihat akupun hanya berusaha menunjukkan sisi terburukku.

Mungkin akupun terlihat sebagai penipu sempurna di matamu saat telah lama waktu berganti dan dengan sekian banyak keberanian baru kuungkapkan betapa dulu aku telah menyakitimu. Tapi setidaknya saat itu datang aku memilih untuk jujur, bagaimanapun rasa muakmu pada akhirnya.

Dan seperti tempatku bercerita ini, dari beberapa pembicaran canggung yang baru kita mulai akhir-akhir ini. Entah itu hanya firasat atau kebetulan aku seperti merasa kau mengetahui keberadaannya. Tapi setidaknya aku telah bertanya dan dengan pasti kau jawab tidak, karena kaupun tahu bagaimana aku menyikapi sesuatu jika pada akhirnya aku tau itu tipuan.

Pada akhirnya akan ada sebuah jawaban.

Entahlah..