![]() |
| Pantai Sumur Tiga |
Pantai Sumur Tiga, Sabang
Halo sahabat blogger semua, selamat pagi menjelang siang. Sesuai janji saya pada postingan sebelumnya, kali ini saya akan menyambung cerita kami tentang wisata di pulau Sabang yang subhanllah, luar biasa indah. Kecantikan alam yang tidak banyak orang tau, tempat dimana rasanya semua penat hancur lebur bersama ayunan ombak dan angin yang menggoda.
![]() |
| Foto-foto narsis dan pemanasan sebelum berenang |
Setelah perjalanan kemarin kami menyambangi titik 0 KM Indonesia, kami melanjutkan perjalanan dengan destinasi Pantai Sumur Tiga. Pantai ini terletak dekat kota Sabang, jadi itulah untungnya kami menyewa sepeda motor satu harian yang tarifnya hanya Rp.100.000 termasuk BBM full tank. Jarak dari Iboih, tempat penginapan kami ke sabang kurang lebih 20 KM, dan dari kota Sabang ke pantai sumur tiga kurang lebih 5 KM. Sahabat tidak usah ragu jika menjelajahi pulau ini, banyak sekali petunjuk jalan dan keramahan warga yang selalu tersenyum apabila kita bertanya tentang arah, apalagi jika sebelum bertanya dan menghampiri mereka terlebih dahulu kita ucapkan Assalamualaikum jangan pake ahli kubur.
Air Terjun Pria Laot, Sabang
![]() |
| Air terjun Pria Laot |
Dari kemarin ceritanya air asiiin mlulu, hehe. Kali ini, ada sebuah objek wisata yang tidak begitu jauh letaknya dari Iboih, Air terjun Pria Laot. Sesuai namanya, air terjun ini terletak di desa Pria Laot, kalau gak salah sekitar 10 KM dari Iboih.
Dari jalan raya akan ada petunjuk jalan, dari situ kami ikutin arahnya naik motor yang kami sewa. Ternyata untuk masuk ke dalam sepenuhnya dan sampai ke lokasi kita hanya dapat menggunakan motor setengah jalan, selebihnya kita harus melewati dengan jalan kaki, melalui batu-batu yang super gede dan aliran sungai yang jernih.
![]() |
| Si Baban dan pose mati gayanya |
Hmm, itulah okenya Sabang, semua jenis wisata alam ada di sini, bahkan wisata Hutan Lindung dan Treking Pegunungan pun ada, sayang, kami tidak tertarik.
Pantai Anoi Hitam, Sabang
![]() |
| Pantai Anoi Hitam |
![]() |
| Kambing nyasar |
Kami tidak berenang di pantai ini, karena saat itu ombak cukup besar, ditambah saya pun cuma bisa berenang gaya kocar-kacir, haha.
Pantai Gapang, Sabang
![]() |
| Pantai Gapang |
Lokasi wisata ini paling dekat dengan penginapan kami, hanya sekitar 1 KM. Pantai ini suasananya sangat tenang, dan tergolong tempat dengan penginapan-penginapan high class. Mirip dengan Iboih, banyak fasilitas ditawarkan disini. Sangat cocok apabila kita sekedar memesan Lime Squash lalu duduk di deretan bangku santai menikmati ombak dan angin yang tenang. Ya, pantai ini sangat romantis.
![]() |
| Kribo Silhouette |
Banyak pilihan resort di sekitar pantai Gapang dengan berbagai macam pilihan fasilitas. Cocok sekali untuk destinasi berlibur keluarga.
Kalau sahabat berkunjung ke Sabang, sempatkanlah menghabiskan sore di Gapang.
Berbagai Sudut, Sabang
Masih banyak sih objek wisata yang menakjubkan di Sabang, saya hanya tidak bisa mereviewnya satu per-satu. Yang penting sahabat datang saja ke pulau di ujung negara kita ini, dan saya pastikan tidak akan menyesal sedikitpun. Baiklah, ini beberapa yang kami abadikan.
![]() |
| Yang begini banyak di pinggir jalan Sabang, hehe |
Jalan raya di Sabang tersedia dengan mulus dan berbentuk mengitari pulau ini, jadi sepanjang perjalanan, mata kita akan disuguhi pemandangan yang indah, bahkan bagian belakang rumah warga saja indah, tapi ya mereka biasa aja sih ngeliatnya, haha.
![]() |
| Sayang dong ya kalau gak narsis-narsisan |
![]() |
| Aaah, i love this place.. |
Ada juga satu desa bernama Ujung Kareung, dengan atmosfir warga yang tenang, dan deretan pohon-pohon kelapa sepanjang tebing pantai.
![]() |
| View dari desa Ujung Kareung |
![]() |
| Rasanya saya ingin berlama-lama di sini |
Bagaimana sahabat-sahabat, tertarik untuk berwisata ke Pulau Sabang dengan segala keindahannya. Kalau saya yang ditanya, sayapun mau kembali kapan saja ke tempat itu. Terima kasih untuk Allah yang telah menciptakan keindahan, sedangkan ciptaanMu saja sudah indah, bagaimana lagi diriMu Yang Maha Indah.
Hmm, karena cuti saya pun sudah habis, dengan berat hati kami harus meninggalkan Sabang. Semoga masih diberi kesempatan pergi kesana. Sudah sore, mari pulang..
Salam jepret..!















































