Rabu, 17 Februari 2021

Saddam & Azzam


Mereka bukan kakak adik, cuma temenan aja, umurnya juga gak beda jauh cuma beberapa bulan. Dua-duanya sama-sama lincah, gak bisa diam, yang jagain pasti capek. Saddam (yang kiri) anak teman saya dulu di kampus dan sekarang sama-sama kerja di Jakarta, yang kanan Azzam anak saya. Mereka seperti Upin dan Ipin ya?

Masha Allah, waktu begitu cepat berlalu, kalau dilihat awal-awal blog ini ayahmu cungkring sekali dan suka berpetualang gak jelas nak.

Selasa, 05 Januari 2021

Sometimes, we live in the past..

 Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh..


Selamat pagi teman,


Sudah hampir 10 bulan ini saya bekerja dari rumah, sebetulnya saya menikmati, dan jika disuruh memilih, ya salah satu dari kaum rebahan itu yang ahirnya mendapatkan passion justru saat bisa bekerja di rumah, tetap melihat anak bermain lompat sana-sini, narik kabel laptop, lihat istri kerepotan (yang sebelum masa WFH) saya taunya cuma dari cerita sambil cemberutnya yang bilang: anak-anak nih Yah, kok aktif banget seharian ya kayak baterenya gak abis-abis, kita aja yang jagain udah capeeek.


Overview, waktu berjalan jauh ke belakang, let's say tahun 2010 lah ya, saat apapun yang menarik dan tidak menarik saya suka nulis di blog kesayangan ini. Dari tema serba dark hingga putih-putih begini. Dari tahun 2010 saya sering habiskan waktu luang dengan traveling dan foto-foto sederhana keliling dengan cara backpackeran yang sudah saya mulai saat kuliah. Lalu masa galau memendam rasa (ahahahaaay) sama si doi yang sekarang udah jadi Ayank Bunda (alahmak alaynya dikau kawan), dimana postingannya rada ga jelas berharap dia baca tapi gengsi, lalu masuk masa saya mulai bergelut di dunia karir setelah lulus kuliah, yang membuat blog kesayangan jarang ditulisin. Then, kami nikah di 2015, 2016 abang Rifqi lahir, disitu sepertinya udah vakum banget ngeblog, apalagi saat 2017 kami hijrah ke Jakarta, karena saya dapat pekerjaan baru. 2018 adeknya, si Azzam juga lahir (sekarang lagi lucu-lucunya ya Allah :D), makin deh, malah saya hampir lupa punya blog ini.


Waktu mempertemukan kita kembali teman-temanku, jauh-dekat, silent reader, subtitle reader (ups..), blog walker, atau kalian-kalian yang selalu dulu blognya saya ributin di kolom komentar, kami rindu kalian. Tidak ada sesuatu apapun yang membuat aktifitas menarik ini (baca: ngeblog) terlihat oldiest, cupu, ketinggalan zaman atau apapun, karena hey kalian semua blogger teman-temanku, WE'VE GOT THE STYLE, RIGHT..? :D


Happy blogging..

Rabu, 27 Mei 2020

I'm Back

Assalamu'alaykum..

Apa kabaaarrr..!

Tiga tahun tanpa tulisan yang diposting. Bukan lupa, hanya disibukkan dengan menjadi suami dan ayah dari dua anak laki-laki hebat.

Hanya kata maaf dan mari bersilaturahmi lagi, mengingat ini masih suasana lebaran. Kami sekeluarga mohon maaf lahir bathin yaa teman-teman.

InshaAllah tulisan ini menjadi pembuka untuk tulisan-tulisan di tahun 2020 ini.




Selasa, 21 November 2017

Rifqi Hamzah Darmawan | Part 3


Bulan November 2017, usia Rifqi sekarang 15 bulan. Kami sering membawa Rifqi bermain di taman. Apalagi di dekat rumah ada RPTRA yang fasilitasnya lumayan bagus dan lengkap. Anak-anak jadi punya tempat bermain yang menyenangkan. Kalau yang dekat rumah saya ini pohonnya masih banyak, jadi walaupun cuaca agak panas, tetap kelihatan adem.


Membawa anak bermain ke taman memang perlu untuk membiasakan latihan untuk perkembangan motoriknya. Di tempat terbuka seperti itu, anak-anak juga mulai belajar berinteraksi sesamanya. Kadang saya sebagai ayahnya ini suka ketawa-ketawa sendiri lihat Rifqi kalau ketemu anak seusianya lihat mereka kayak saling ngobrol gitu, haha. Entah apa yang dibicarain, situasi politik saat ini kali ya. :D


Dunia anak-anak memang dunia bermain, kita sebagai orang tua atau setidaknya orang dewasa harus menerima itu. Jangan sekali-kali memperlihatkan perilaku yang tidak baik karena anak tidak pernah gagal dalam meniru. Saya lebih setuju dengan pernyataan: tidak ada anak yang tidak baik, orang tua atau orang dewasa sekitarnya yang perlu diperbaiki. :)

Salam sayang dari Rifqi..
Rifqi bobok dulu yaa,
doakan Rifqi jadi anak yang Sholeh, aamiin..

Senin, 20 November 2017

Rifqi Hamzah Darmawan | Part 2



Banyak yang bilang Rifqi ini mirip saya, tapi ada beberapa juga yang bilang mirip bundanya. Mirip siapapun semoga jadi anak yang sholeh, aamiin..


Kadang orang-orang di sekitar kita sering banget nakut-nakutin apalagi orang tua baru seperti kami, yang mitos-mitos lah, saran-saran ga jelas lah, tapi seru juga sih, selain jadi kesempatan buat kami untuk lebih banyak belajar dalam membesarkan anak.


Rifqi ini kalau dibawa jalan-jalan, dia suka memperhatikan sekitar. Tapi kalau udah bosen mau juga ngerengek minta disusuin sama bundanya, hehe.


Karena bundanya hoby membaca, buku-buku di rumah sering jadi mainan Rifqi. Tapi dia juga suka memperhatikan gambar-gambar yang ada di buku. Semoga hoby membacanya turun juga dari bunda ya nak, aamiin..


Dia juga suka foto-foto lhooo. Gak susah kok ngajak Rifqi foto, yang penting biarin aja dia bergaya natural, hehe..


Harapan ayah dan bunda, semoga selalu sehat, riang, dan pintar ya nak. Maafkanlah ayah dan bunda ini kalau belum baik dalam membesarkan kamu. Bermainlah, berpetualanglah, karena hidup tidak seserius itu nak. Bahagia itu sederhana, sesederhana tawa kecilmu..

Jakarta, 20/11/2017
Malam yang indah..

Jumat, 17 November 2017

Rifqi Hamzah Darmawan | Part 1

Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi. Ia menciptakan apa-apa yang Ia kehendaki. Ia memberikan kepada siapa yang Ia kehendaki anak-anak perempuan dan Ia memberikan kepada siapa yang Ia kehendaki anak-anak laki-laki. Atau (Ia memberikan kepada siapa yang ia kehendaki) anak-anak laki-laki dan perempuan. Dan Ia jadikan siapa yang Ia kehendaki mandul (tidak dapat mempunyai anak). Sesungguhnya Ia Maha Mengetahui (dan) Maha Berkuasa.. [Asy-Syuura : 49-50]


Dia hadir di antara kami, sebagai buah cinta yang pertama, Rifqi Hamzah Darmawan si anak pertama. Harapan dan doa akan anak yang sholeh, serta selalu memohon untuk selalu dipantaskan agar kami yang biasa-biasa ini dipantaskan untuk membesarkan dan menjadikan dia anak yang sholeh..


Ibarat kertas yang putih, begitulah hakikat seorang anak dilahirkan ke dunia. Orang tuanya yang selanjutnya bertanggung jawab di hadapan Allah, di hadapan anak itu serta di hadapan manusia lainnya, untuk memberikan catatan dalam bentuk tauladan terbaik. Jadi jangan harapkan anak yang baik dari orang tua biasa saja yang enggan menjadi baik, karena anak sering gagal menuruti orang tua tapi tidak pernah gagal meniru orang tua.


Tumbuhlah jadi anak yang hanya takut kepada Allah nak. Dunia ini hanya tempat bersenda gurau belaka. Tak lain hanya tempat mengumpulkan bekal untuk kehidupan yang lebih nyata disana. Maafkanlah ayah dan bunda yang jauh dari sempurna ini, dan biarlah ayah dan bunda belajar dari kamu, anugerah terindah kami, agar selalu dipantaskan mendidikmu setiap hari.


Dan orang-orang yang berkata” Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.." [Al-Furqon : 74]

NB: Udah lama banget gak ngeblog, tapi saya gak akan lupain blog penuh kenangan ini.
Mungkin postingan-postingan selanjutnya akan selalu diwarnai anak kami ini, hehe.

Kamis, 17 Maret 2016

Journey Honeymoon: Siguragura Water"Fall-in-Love"

Air Terjun Siguragura
Malaaam sahabat blogger semuanyaaa..! hehe. Tulisan kali ini adalah sambungan dari edisi Honeymoon saya kemarin, Bedanya jika kemarin kami "Double Honeymoon" sekarang cuma saya berdua sama istri tercintahhh, haha.

Perjalanan kali ini kami lakukan dengan Touring sepeda motor (extrim kan?). Ya, karena ini adalah salah satu wishlist kami. Sebenarnya perjalanan dengan sepeda motor cukup beresiko apalagi untuk pasangan seperti kami, tapi karena kami berdua sama-sama pendekar petualang, ya ini bukan menjadi touring yang menakutkan melainkan touring yang menyenangkan.

Perjalanan menuju lokasi
Air terjun sigura-gura terletak di kabupaten Asahan dan berbatasan dengan kabupaten Toba Samosir. Kondisi jalan mulus tapi naik turun dan banyak tikungan karena melewati pegunungan. Air terjun ini terkenal karena keindahan dan ketinggiannya. Cuaca di sekitar juga sejuk.

Gak bisa lebih dekat lagi ini aja udah basah, hehe
Deburan airnya sangat kuat, kami tidak bisa terlalu dekat dengan air terjunnya, dari jauh saja sudah basah (karena gak bawa baju ganti). Saya rekomendasikan kalau pergi ke sini gak usah hari Sabtu dan Minggu gitu karena pasti ramai. Waktu kami kesana tidak ada satu orangpun berkunjung, jadi serasa Air Terjunnya milik berdua deh, ahahahay..!

Dingin-dingin tetap gaya
Kalo dari kota Rantauprapat, perjalanan bisa memakan waktu sampai 3 jam, itupun kalo naik motor. Tapi jika sudah sampai di sana semua rasa letih seperti terbayarkan dengan indahnya air terjun Siguragura ini, airnya yang jernih serta deburan air yang dibawa angin terasa sangat sejuk (dingin banget malah).

Ini pose pamungkas istri saya, hehe
Jadi, setelah kita jalan-jalan ke sini, ini adalah salah satu Must-To-Visit-Place versi Inside Yudie. Keindahan alam pegunungan dipadu dengan dahsyatnya gemuruh suara hempasan air terjun membuat Siguragura menjadi tujuan yang sulit dilupakan.

Minggu, 13 Maret 2016

Journey Honeymoon: Toba In Love

Alhamdulillah. Sebuah syukur yang tak terbalaskan kepada Allah yang telah mempertemukan kami. Maaf sebelumnya kepada sahabat-sahabat Blogger semuanya karena saya melalui masa Hiatus yang panjang dan tak menentu.
Salah satu sudut perjalanan menuju Hot Spring Toba
Postingan saya sebelumnya adalah undangan yang Alhamdulillah pernikahan saya yang sudah terlaksana tanggal 8 Agustus 2015 kemarin. Semua tangis kebahagiaan akhirnya saya dapat menempuh awal hidup baru saya bersama istri tercinya (ceileee..) Tika Yunita. Yah, kalo yang sudah berteman di blog saya sejak 2010 pasti ngerti deh bahwa saya galau akut selama 5 tahun. Hehe, tapi semuanya sudah terbayarkan, dan semuanya (mulai) indah pada waktunya.

View Hot Spring

Dari judulnya (hehe..) agak gimana gitu ya. Hmm , ini memang tentang perjalanan bulan madu saya kemarin, kalo gak salah September 2015. Saya masih agak kaku nulis alurnya maklum saya sudah cukup lama gak nulis, hehe.

View jalan menuju Danau Sidihoni

Sebenarnya saya dan istri tidak bepergian hanya berdua, teman kami (yang juga) masih bisa digolongkan pengantin baru saat itu (Sugi & Indah) juga ikutan bareng.

Narsis dulu

Kita mulai tur dari kota Rantauprapat, tempat kami tinggal. Kami menuju Parapat. Disini kami tidak menginap karena saat perjalanan terlebih dahulu kami singgah di kota Siantar. Kami menginap satu malam di kota itu untuk beristirahat.

Sampai di Parapat kita akan dihidangkan pemandangan khas Danau Toba yang biru mengagumkan. Udara cukup sejuk, jalan-jalan juga tidak ramai. Kami memulai aksi narsis selfie-selfiean di kapal fery menuju Pulau Samosir.

Lagi ah, hehe

Pulau ini yang paling indah menurut saya. Keunikannya ya pulau di tengan danau terbesar di Indonesia ini ternyata masih memiliki Gunung Berapi aktif yang bisa kapan saja erupsi. Pulau ini dikelilingi hamparan Danau Toba yang terbentang dari Tongging sampai ke Balige. Di pulau ini juga terdapat satu destinasi Turis Luar Negeri yang sering dihampiri yaitu Tuktuk. Tempat ini menawarkan fasilitas penginapan dari berbagai range harga.

Sampai di Danau Sidihoni, danau di dalam danau :)

Perjalanan kami berlanjut ke Danau Sidihoni, keunikan danau ini adalah kenyataannya danau ini berada di dalam Pulau Samosir (sedangkan Samosir berada di dalam danau). Jadi sahabat bisa bayangkan, ada danau di dalamnya ada pulau, di dalam pulau itu ada danau lagi, haha. Keadaan di sana juga sangat tenang dan sejuk.

Keluarga Sugi ini juga gak kalah narsis, haha

Dari rangkaian perjalanan tersebut ahirnya kami menuntaskannya dengan melewati jalur indah Siguragura. Hamparan pegunungan pinus dengan air terjun Siguragura yang terkenal itu.

Perjalanan pulang via Dam Inalum, Siguragura

Hmm, saya kerasa banget masih kaku nulisnya, tapi perjalanan ini masih bersambung kok, ditunggu ya sahabat. 

Senin, 03 Agustus 2015

A Momment of Love..



Bismillahirrahmaanirrahim,

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT, Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak, Ibu, saudara dan sahabat untuk dapat hadir dan memberikan do'a restu pada acara pernikahan kami :



TIKA YUNITA 
dengan 
YUDI DARMAWAN



yang Inshaa Allah akan diselenggarakan pada :



Akad Nikah :
Hari/tanggal : Sabtu, 08 agustus 2015
Waktu : 09.00 s.d. selesai
Tempat : Di kediaman mempelai wanita



Resepsi :
Hari/tanggal : Minggu, 09 Agustus 2015
Waktu : 11.00 s.d. Selesai
Tempat : Jl. Medan - Batang Kuis, Dsn 3 Sei Rotan, Gg. Nangka. MEDAN 20371



Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami,apabila Bapak, Ibu, Saudara  dan Sahabat dapat berkenan hadir dan memberikan do'a restu pada hari pernikahan kami.



Dengan segala keterbatasan, Kami berharap semoga pesan elektronik ini dapat menggantikan kehadiran kami untuk mengundang secara langsung maupun undangan tercetak yang belum tersampaiakan.



Atas do'a restu dan kehadiran Bapak, ibu, saudara dan sahabat kami ucapkan terima kasih.



Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kamis, 14 Mei 2015

Klasik

Inisiatif itu kadang memalukan,
Tapi pura-pura bodoh lebih memuakkan..

Coba tebak? Ya, aku tak punya waktu lagi untuk marah-marah, tidak terima, kacau dan apapun itulah..

Just do it and keep playing: Oh God, i never know it before, why you don't tell me?

Senin, 04 Mei 2015

Inside Yudie: The Reverse

Semua yang hitam telah kembali ke putih,
Tapi yang putih juga sudah sampai di hitam,

Kita tidak pernah betul-betul mengerti tentang semua yang kita lihat,
Sampai kita hanya akan menghadapi ada atau tidak ada: hitam atau putih..

***

Selamat siang sahabat semua..! Ya ahirnya saya sudah berhasil mereverse tema blog ini ke sebaliknya setelah 6 tahun tanpa perubahan, haha. Saya sangat menghargai komentar sahabat-sahabat semua yang sangat membangun. Mayoritas berkata blog saya gak nyaman dilihat, serem, kayak mati lampu, banyak lagi deh. Komentar sahabat semua ditambah masukan beberapa teman kantor gak penting lainnya membuat saya makin yakin untuk mengubah tampilan blog saya. Dan ini beberapa komentar yang cukup membangun:

Emang blog saya sosmed? hehe, tapi ini komen yang paling saya suka
Pasti maksudnya Eye catchy.. :P
Mereka sudah buktika, kenapa tidak? hehe
Sebetulnya semua komentar sahabat sangat bagus-bagus dan membangun semua, tapi segitu aja ya yang ditampilin, mau jadi apa panjangnya kalo ditampilin semua ya gak?. Saya masih tetap pakai konsep lama gak mau ribet-ribet dan simpel. Semoga sahabat semua dan siapa aja yang berkunjung ke rumah ini gak merasa seram atau mati lampu lagi, masa-masa gelap itu sudah lewat, haha. Hmm, kalau begitu selamat ber-blogwalking ria..! Salam.

Minggu, 03 Mei 2015

Pengen Coba Tampilan Baru

Sore sahabat blogger semua, lagi pada ngapain ni Minggu sore? liburan atau cuma main HP online seharian karena gak ada yang ngajakin jalan? haha. Sebetulnya saya yang di rumah aja bengong gak pergi kemana-mana makanya saya kembali pada hoby ganjil: ngeblog, hehe.

Hmm, saya ngeblog mulai dari tahun 2010, kebanyakan tulisan saya tentang jalan-jalan, liburan, backpackeran, foto-foto, musik, hoby gak penting, kehidupan fiktif (haha) dan sesekali kadang bahas masalah yang serius. Dari awal saya bikin blog tema-nya gak pernah ganti: simpel, item. Hal itu cuma karena saya males, titik. Tapi ya biasanya kalo lagi begini (iseng nulis) jadinya pengen juga ganti suasana blog.

Sahabat semua yang udah pada jago, tolong sarannya buat nentuin design blog ya, entah itu soal kontennya, pemilihan tema-nya, bahkan teknik codingnya. Karena rasanya tuh kayak Enam tahun pakai baju yang sama, hehe. Thanks.

Kamis, 30 April 2015

Perselisihan Abadi

Kau bukan tempatku meredam amarah
Akupun bukan tempatmu bersandar saat gundah
Kita saling bertanya dengan jawaban yang tak ingin didengar

Pantaslah kemudian jika hal yang lebih kekal daripada cinta itu sendiri adalah perselisihan..

Minggu, 26 April 2015

Rantauprapat: Pandayangan & Simonis

Arus deras Pandayangan
Hai sahabat semua. Karena saya sudah kembali ke dunia tulis-menulis blog (dan lagi semangat-semangatnya), kali ini saya mau cerita jalan-jalan sama dua sahabat saya Rudi dan Surya. Jadi ceritanya Surya yang selama ini tinggal di Jakarta datang ke Rantauprapat untuk satu keperluan. Kami udah lama gak ketemuan, jadi singkat cerita di hari kerja (loh..?) Surya ajak saya dan Baban (panggilan Rudi) jalan-jalan karena dia bosen tinggal di penginapannya.

Airnya jernih dan segar, batu-batunya juga curam, cocok buat uji nyali
Saya dan Baban sebagai tuan rumah ya oke-oke aja, selain kami juga kurang kerjaan kami juga tau pasti kalo nanti pulangnya Surya bakal traktir makan, haha. Kami jalan ke daerah Silangkitang, tempat wisata alam Pandayangan berada, jaraknya sekitar 1 jam dari Rantauprapat. Jalan ke sana aspal mulus sepanjang perkebunan karet dan sawit.

Tempatnya bisa juga dijadiin arena main arung jeram kayaknya
Hmm, gimana ya, Pandayangan ini menurut saya punya potensi. Sungai dengan arus yang deras dengan banyak batu besar dan bertangga-tangga membuat tempat ini sedikit menantang. Tapi agak sedikit ngeri juga sih buat mandi disni, disamping kami gak lihai berenang, konturnya yang bertangga-tangga dengan arus deras sedikit mengerikan, hehe. Tapi tenang aja, lebih ke atas sedikit airnya lebih tenang kok, di sekitar itu banyak keluarga yang bercebur main air. Oke cukup main di Pandayangan, sekarang kita cabut ke daerah Simonis.

Sungai Simonis yang jernih bikin Surya gak sabar nyemplung
Jika Silangkitang berada ke arah selatan Rantauprapat, Simonis sebaliknya, yaitu arah ke Utara di dekat Kampung Pajak. Dari Rantauprapat juga perjalanannya sekitar 1 jam melalui jalan lintas Sumatera.

Sungainya lebih bersahabat untuk mandi-mandi airnya juga sangat jernih
Saya sih lebih seneng ke tempat ini, karena lebih cocok untuk main air, batu-batunya juga gak gede-gede amat. Airnya dingin, mungkin karena mengalir langsung dari gunung. Sepanjang sungai juga masih banyak pohon-pohon besar yang menambah keindahan tersendiri. Kami langsung nyebur begitu sampai tempat ini walaupun gak bawa baju ganti. Jadi, ya basah-basahan, paling buka baju atasan doank abis itu berenang tak menetu, hehe.


Masuk ke sesi foto-foto

Mukanya Baban lagi nyari cewe mandi
Narsis sekali-sekali gak papa dunk ya..
Di tempat ini juga kemarin kami ketemu sama beberapa bapak-bapak yang kurang kerjaan, ups, maksud saya nyari batu akik. Saya sih gak yakin disini ada batu berharga tapi mereka tetep aja optimis. Mereka nyelam-timbul-nyelam-lagi ngeliat ke dasar sungai yang jernih. Ah, biarin aja lah namanya juga usaha ya pak, haha. Overall, begitulah cerita singkat jalan-jalan kami kemarin, sahabat juga kalo berkunjung jangan lupa bilangin saya biar saya minta traktir, haha. Oke, karena mandi-mandinya udah puas, kami pulang dengan basah-basah ke rumah masing-masing. :)

Sabtu, 25 April 2015

Tulisan Pertama di 2015

Assalamualaikum..

Saya punya banyak alasan tentang mengabaikan, malas, dan rasa yang mulai berkurang. Tanpa memungkiri tempo kesibukan yang berbeda saat blog ini "lari kencang". Oke, ada banyak yang terjadi di kurun waktu 2014 sampai 2015 ini. Saya mulai berpindah-pindah pekerjaan lagi. Saya tau tidak ada banyak pilihan untuk umur muda dan hasrat yang selalu membandingkan di kota kecil ini. Tak terkikis sedikitpun keinginan untuk menjaga Ibunda yang semakin tua; membawanya berkeliling beberapa kali dalam seminggu, menyisihkan gaji kecil hanya untuk makan di luar, bercerita tentang masa lalu saat pulang sore karena pekerjaan tidak terlalu banyak.

Saya masih santai, tapi saya juga masih menghabiskan 20-23 jam untuk bingung (sial). Saya sering berpura-pura untuk tidak merasa bosan sesekali sambil mengulangi kebiasaan yang membosankan. Seperti orang lain juga, di kantor saya bertengkar, tertawa, mencurigai, bersekongkol, dan menyediakan sedikit hati untuk rasa kemanusiaan antar karyawan.

Pernahkah kita bertanya; hidup seperti inikah yang kita inginkan?. Kalau pertanyaan itu belum pernah kamu tanyakan ke dirimu coba tanyakan sekarang, temani saya di kamar ke-pesimis-an hidup yang butuh pelarian. Saya sering merasa bagian yang sangat terintegrasi dengan sebuah pola laku hidup yang kompleks, seperti merasa menjadi daun di aliran sungai, hanya faktor yang bukan dari daun itu yang bisa mengubah arahnya misalnya ya batu besar atau kencang arusnya.

Tapi yah itulah egosentrisnya manusia, toh di saat senang juga saya lupa akan ke-pesimis-an itu. Saya merencanakan-dengan-fikiran-baik semua hal disaat semua menyenangkan. Tanpa memungkiri juga hasil dari rencana tersebut rata-rata memuaskan. Jadi toh ini masalah mood donk? Iyak betul..! Hal sepele yang pertama kali kamu lakukan di saat semuanya terasa sangat berat, coba SENYUM, jangan tanya saya alasannya..! dasar kamu bebal..! coba saja,,! ya, seperti itu. Jangan bohong, rasakan saja. Semua jadi berbeda dalam kondisi yang sama.

Yah, ini tentang kembalinya saya menulis di blog ini, ini kembalinya saya mencoba mengerti bahwa untuk tersenyum, saya dan kalian tidak perlu alasan yang menguntungkan.

Introducing: Tika Yunita
Sisa hidup yang akan kuhabiskan..

Rabu, 15 Oktober 2014

Bismillah..

kau akan bisa membedakan mereka yang mau dipimpin..
yang mau, bukan yang bisa..
karena jika tidak, itu artinya bukan kau untuk tugas itu..
ya, sesederhana itu, hanya dan jika hanya itu..

bismillah..

posted from Bloggeroid

Senin, 14 Juli 2014

Terlintas..

Aku tak bisa membayangkan pembalasan macam apa darimu jika satu saat kulakukan kesalahan. Kalau begitu, mengapa kita tidak saling bermusuhan dan memuliakan dengki dan dendam kita masing-masing saja..?

posted from Bloggeroid

Kamis, 10 April 2014

...

If you could have told me everything
You would have found what love is
If you could have told me what was on your mind
I would have shown you the way
Someday I'm gonna be older than you
I've never thought beyond that time
I've never imagined the pictures of that life
For now I will try to live for you and for me
I will try to live with love, with dreams
And forever with tears..

posted from Bloggeroid